Rasta MOF "Jah People Roots" Album Launching





woooooyyyoooo bradas & sista's...

Puji & Syukur for Jah Blessing, akhirnya Rasta MOF akan me-launching album perdana yang berjudul "Jah People Roots", di kota Yogyakarta, tanggal 31 Maret 2012 mendatang. Tanggal 31 Maret dipilih bertepatan dengan pergantian malam ke tanggal 01 April 2012, yang merupakan hari ulang tahun Rasta MOF. Launching perdana ini bertempat di Lucifer Cafe (Sosrowijayan-YK), dimulai dari jam 09.00pm. Pada launching ini ditargetkan kepada komunitas reggae Yogyakarta dan sekitarnya. Launching dan promo album "Jah People Roots" kemudian direncanakan pada beberapa cafe di daerah Yogyakarta. Pada malam launcing album ini juga akan dijual Audio CD almbum "Jah People Roots" yang berisikan 10 lagu dari Rasta MOF, yang bercerita tentang kehidupan Rasta MOF beserta suka duka sebagai Mahasiswa Rantau di Yogyakarta. Mohon doa restu dari semua teman-teman pecinta reggae di Yogyakarta, Malang, Jakarta, dan Flores, khususnya di Maumere dan Manggarai. Rasta MOF berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung dari berdirinya band ini dari tahun 2005 sampai dengan proses rekaman, dan selanjutnya. Album ini dipersembahkan kepada semua pecinta Reggae, Mahasiswa Rantau di Yogyakarta dan kepada Rastafarian who believe in JAH....!!!

Jah Bless.... "Thanx buat Ceriamu... Thanx for all my friend"



The Completion of Recording

Rasta MOF secara resmi telah menyelesaikan album perdana mereka yang terdiri dari 10 lagu. Proses penyelesaian album ini memakan waktu yang cukup lama. Dimulai dengan recording di tahun 2009 dengan single “Jah People Roots” yang telah diputar di radio-radio lokal yang ada di Yogyakarta. Dalam album perdana ini terdiri dari 10 lagu andalan termasuk single “Jah People Roots”.

Saat ini Rasta MOF masih sebagai band indie, dan tidak mempunyai label record yang menaungi Rasta MOF. Album perdana ini secara umum merefleksikan kehidupan anak band ini dari tahun 2005 sampai sekarang. Lagu-lagu banyak ditulis oleh para personel Rasta MOF sendiri.

Dalam proses recording, Rasta MOF sangat berterima kasih kepada Mas Trisno dan Crew di Charlie Studio Recording, Mas Wishnu di Avila Studio Recording dan Crew, Yulius Tejo sebagai seorang partner yang baik dan profesionalitasnya sebagai sound engineer, dan seluruh pihak yang telah membantu proses recording.

Launching album perdana direncanakan di kota-kota di Flores, seperti Maumere dan Labuan Bajo dan di Yogyakarta sendiri akan dilaksanakan setelah Tour di Flores. Nantikan Album perdana Rasta MOF, jangan lupa untuk membeli CD Original. Pemesanan langsung kepada management Rasta MOF via Telp/SMS ke 081226388671 (Deddy) atau 085228665193 (Rimba).


DOWNLOAD FREE MP3: “Menunggu” by Rasta MOF


NEW Rasta MOF Management

# Base Camp:

Wisma Sawah, Jln. Bener No. 40

(Utara Kampus ASMI St. Maria Yk), Tegalrejo – Yogyakarta.

# Management:

- Rimbawan

Phone: 085228665193

e-mail: aan.rimbawan@yahoo.com

- Deddy S.T

Phone: 081226388671

FB: Rastamof Deddy Setyawan

Video Clip Rasta MOF

Rasta MOF - Gua Falling in Love (Tony Q & Rastafara Cover)


Audio dari video ini direkam live saat Rasta MOF menjadi bintang tamu dalam parade band di salah satu kampus di Yogyakarta, tahun 2007 lalu. Clip dan Pictures dalam Video ini juga diambul dari Tour Rasata MOF tahun 2006 dan 2007 di Maumere, Flores.


Selamat mennton.....uuuyyyyeeee....




Menantikan RastaMOF First Album


Setelah lebih dari setahun lamanya akhirnya RastaMOF menyelesaikan recording untuk album perdananya. Lagu-lau yang terdapat dalam album ini semuanya diciptakan oleh RastaMOF yang merefleksikan perjalanan hidup  serta perjuangan grup band ini dengan mempertahankan rasa kekeluargaan, eksistensi dan perjuangan serta kesabaran yang sangat tingi dari semua orang yang tergabung dalam RastaMOF.

“Sejak tahun 2005 terbentuk dengan segala kekurangan, melakukan Tour sampai ke kampung-kampung, dari café ke café di jogja, dari panggung-panggung di kampus-kampus yang ada di jogja sudah pernah dirasakan dari sound yang hanya ala kadarnya sampai yang Pro pun sudah dirasakan. Suka duka dan kesabaran yang sangat besar telah membuat band ini bertahan sampai sekarang.” (Paul Gomez – Rhythm Guitar).

Album pertama RastaMOF ini memang belum sepenuhnya rampung tetapi proses recording sudah selesai dan sekarang dalam tahap mixing oleh salah satu Studio Music di Yogyakarta. Lagu-lagu yang terdapat di dalam album ini juga beragam.

So bradas, mari kita lihat apa saja isi lagu-lagu di albumnya RastaMOF ini.

# Sahabat (Pitoeng)

Judulnya memang Sahabat tetapi kenapa pake ‘Pitoeng”..? Ternyata Sahabat yang dimaksud adalah sebuah motor Pitoeng milik Mas Erik sang Presiden dari RastaMOF, dan yang menciptakan lagu ini juga adalah Mas Erik. “Pitoeng jelek ini yang sangat berjasa bisa nganterin kita kemana-mana” kata Mas Erik. Lagu ini menceritakan seorang mahasiswa rantau ( :p ) di jogja yang mempunyai motor bebek Honda 80 alias Pitoeng dari awal datang ke jogja untuk melanjutkan study ia sudah memilikinya (kisah mahasiswa rantau :p). Kemanapun ia pergi selalu ditemani si Pitoeng. Karena motor yang sudah tua (butut) jadi sering mogok di jalan. Tetapi lebih dari itu ia selalu sabar dan setia terhadap si Pitoeng. Itulah kisah yang pada umumnya juga dirasakan mahasiswa rantau yang ada di jogja.

# Jah People Roots

‘Jah People Roots’ yang sampai sekarang pun sang penciptanya tidak pernah tahu apa arti kalimat ini. Lagu ini diciptakan oleh Paul Gomez salah satu personel dari grup band ini. Karena menunggu dosennya yang telat untuk kuliah akhirnya yang datang adalah inspirasi untuk membuat lagu. Inti dari lagu ini adalah jangan menyerah untuk berjuang dalam hidup ini. Walaupun ada perang dimana-mana, konflik yang terjadi, banyak orang yang hidup dalam kemiskinan dan tertindas yang mungkin untuk makan pun hanya dua hari sekali karena miskin, banyak orang yang dibatasi hak-haknya, bayak orang yang dilupakan dalam hidup ini karena keserakahan orang-orang tertentu dan masih banyak lagi orang yang hidupnya menderita. Inilah yang menjadi inspirasi lagu ini dan lagu ini dipersembahakan kepada orang-orang tersebut untuk jangan pernah menyerah karena kita punya Tuhan yang tidak buta terhadap kita.

# I’ll Go

Lagu broken heart dari Peter sang Vocalist. Lagu ini mungkin sudah dikenal oleh banyak orang di Jogja karena sering dibawakan setiap kali RastaMOF manggung. Jika ditanyakan apa isi lagu ini pada Peter, dia hanya menjawab: “lagu patah hati….” Just it…tetapi yang pasti itu memang patah hati seorang Peter... Ada perpaduan antara musik reggae dengan musik jawa dalam lagu ini.

# Inspirasi

Lagi-lagi sang Presiden, Mas Erik yang punya lagu ini. Beat lagu ini cepat dan mempunyai ketukan yang sedikit sulit. ‘Inspirasi’ menceritakan seorang mahasiswa rantau (lagi-lagi… :p) yang sedang berlibur di pantai ketika senja hari ia mulai mendapatkan sebuah ‘inspirasi’ untuk menciptakan lagu. Dan itulah kerjanya seorang penulis lagu kira-kira yah…  Melody dan beatnya yang cepat membuat orang bisa bergoyang reggae dan yang pasti asyik-asyik dehhh… ^_*

# Diam

Giliran Keyboardist, Erique, yang mengeluarkan isi hatinya dalam sebuah lagu yang berjudul Diam. Ada kata-kata yang menarik dalam lagu ini “Karena diam bukan berarti tidak, karena diam bukan berarti iya” yah benar juga tetapi ada satu lirik yang menarik “karena diam juga berarti tidak, karena diam  juga berarti iya”. Tetapi yang pasti kalau kamu tetap Diam artinya Tidak Ada Sebuah Solusi… ( Setuju :D ) so, berdirilah dan mulailah bicara dan ini juga yang biasa terjadi di kalangan mahasiswa rantau, hanya diam kalau diminta bicara.

# Menunggu

Bang Death, begitulah semua orang memanggil Drummer RastaMOF, yang menciptakan lagu Menunggu. Lirik lagunya sangat dalam dan berisi tentang seorang mahasiswa rantau juga kale…yang menunggu sesuatu yang tidak pasti. Sampai kapan kamu menunggu hal yang ‘gak pasti-pasti..? Seharusnya yang ditunggu adalah sebuah kepastian. Lagu ini sangat berinspirasi bagi mahasiswa rantau yang saat ini masih terjebak dengan hal-hal yang tidak pasti.

# Alone Again

Peter sendiri lagi, kadang orang-orang di RastaMOF sendiri melihat kisah cinta Peter (Vocalist) sangat misterius. Tetapi dari lagu-lagu yang ia ciptakan yang semuanya broken heart cukup mewakili isi hatinya yang mungkin ada hal terpendam dalam lubuk hatinya yang paling dalam, yaitu Broken Heart. Lagu ini sedikit meloww tetapi kalau mahasiswa Rantau lagi sendirian di kamar dengan segelas kopi dan asap, pasti bisa berkhayal…awas jangan terlalu tinggi nanti jatuh… :D

# Thank’s

Bercerita tentang seorang sahabat yang telah pergi dari orang-orang di RastaMOF dan meninggalkan sejuta kenangan manis. Dan sebagai rasa terima kasih dari RastaMOF akhirnya lagu inipun diciptakan.

# Nggak Ngaruh

“Berangkat dari rumah dengan sejuta mimpi, tinggal semua yang usang berharap mau berubah….” Yah itulah sepenggal lirik lagu ‘Nggak Ngaruh’ yang kali ini benar-benar menceritakan kisah mahasiswa rantau serta kehidupannya di jogja. Berangkat dari rumah dan melanjutkan study di jogja dengan sejuta mimpi yang dibawa, meninggalkan semua yang telah usang di kampung halaman. Tetapi ‘bekal’ yang dibawa sama sekali tidak ada dan hanya bermodal semangat untuk meraih mimpi di tanah rantau. Sesampainya di sini ia kaget karena semuanya ada di sini tetapi sayang ia tidak bisa memanfaatkan semuanya. Hidupnya akhirnya tidak karuan di sini, masuk kampus udah injury time pulang paling rajin :D tetapi demi meraih mimpi, ia sangat pintar untuk mendapatkan pengaruhnya di sini ia mulai berubah dan mempergunakan siasat yang bagus untuk membuat mimpinya menjadi kenyataan. Intinya seburuk-buruknya manusia pasti juga berubah menjadi seorang manusia yang baik, asal punya niat yang mulia dan usaha. Ada sedikit reef dari intro lagu ini yang terinspirasi oleh nada-nada pukulan alat musik tradisional gong waning dari Maumere dan lagu ini sendiri diciptakan oleh Paul Gomez dan Lovick Gomez. Sebenarnya reef dari intro yang mirip nada gong waning ini memang akan di- take record oleh sanggar Ha’e Kelo yaitu sangar seni anak rantau asal Maumere juga, mungkin dalam kesempatan lain pasti akan dilibatkan.

# Pantai

Iramanya sedikit progresive reggae diciptakan oleh Very Djevo, Lead Guitar RastaMOF. Lagu ini didedikasikan kepada semua Rastaman dan Anak Pantai danketahuilah, apapun bisa terjadi di pantai. So, menikmati suasana pantai dengan lagu ini menambah gairah pastinya.

Itulah 10 lagu dari RastaMOF yang Albumnya akan dirilis tahun ini, so RastaMOFers dan semua Rastaman tetaplah menunggu dan bersabar, orang sabar disayang Tuhan lho… Dan dari RastaMOF juga mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah mensukseskan proses recording ini, kepada orang-orang di Studio Recording Charlie dan Mas Tris, thanx banget atas bantuan dan kesabarannya dan dukungannya selama ini serta semua RastaMOFers dan RastaMOF Community yang ada di Jogja. Jangan Lupa untuk beli Album kita yah,,, Wooooyyyoooooo…. Keep Rasta Bradass…!!! Jah Bless….

 

Written By: Paul Gomez

Photos By: Vyan RastaMOF



Profile Vocalist

Peter

Peter lahir di Ruteng - Flores dan bergabung dengan RastaMOF sejak Januari 2006.

Berposisi sebagai Lead Vocal, Mahasiswa di STIBA LIA Yogyakarta.

Facebook: Pedro Damiano



Febry

Peter lahir di Ruteng - Flores dan bergabung dengan RastaMOF pada Juni 2009.

Berposisi sebagai Vocal, Mahasiswa di APMD Yogyakarta.



Profile


Bang Death

Bang Death atau sering disapah Alvaro lahir di Maumere - Flores dan menjadi salah satu pendiri band ini sejak April 2005.

Berposisi sebagai Drummer, Mahasiswa di STTNAS Yogyakarta.

Profile Lead Guitar

Verry Djevo

Lahir di Ruteng - Flores, bergabung dengan RastaMOF dengan posisi sebagai Lead Guitar sejak RastaMOF melakukan konser di Maumere tahun 2006. Djevo telah menyelesaikan pendidikannya dan lulus dari APMD Yogyakarta beberapa waktu yang lalu.

Paul Gomez

Lahir di Maumere - Flores berposisi sebagai Rythm Guitar, bergabung sejak November 2005. Mahasiswa di UPN "V" Yogyakarta.

Facebook: Gomez bLueHeart ULtrash

4th Anniversary of Rasta MOF - Emp4t Tahun dan Perjuangan Yang Tidak Akan Berakhir -




Berdiri 01 April 2005 dengan personil hanya berjumlah tiga orang yaitu Alvaro (drummer), Arief (former Bass) dan Oscar (former Guitar) berangkat dari hobby yang begitu dalam dengan filosofi music reggae yang punya soul dasyat dari legenda Bob Marley, band ini perlahan tapi pasti menunjukkan perform dengan menambah personel seperti Benny dan Tonny (former Keyboard) Angel dan Earlint (former Vocal) dan Paul Gomez (Guitar).
Seiring berjalannya waktu dan dengan berbagai kesibukan sebagai mahasiswa, band ini sering bergonta ganti personel seperti masuknya Black (former Vocal) dan Vyan sebagai Bassist 2nd.
Gebrakan pertama band ini adalah 4 bulan setelah terbentuk, langsung membuat event Festival Band antar Pelajar di kota Maumere Flores dan hasil ticket konser Rasta MOF disumbangkann kepada Gereja setempat.
Tahun 2006 Rasta MOF kembali membuat konser tunggal di Maumere dengan menggandeng band-band dari kalangan pelajar di kota Maumere untuk menyampaikan pesan dan modal bagi kaum pelajar bahwa dalam bermusik harus menjadi seorang yang kreatif.
Tahun 2007 lagi-lagi Rasta MOF pulang kampung tetapi kali ini bisa dibilang gagal tetapi dari setiap orang yang terlibat dalam konser Rasta MOF merasa bahwa mereka tidak gagal, karena semua orang yang tidak terlibat dalam perjalanan Rasta MOf tidak tahu dan tidak mengerti bagaimana perjuangan untuk membuat yang tidak ada menjadi ada.
Rasta MOF kembali lagi ke Yogyakarta dan dengan berita yang menyebar cepat, di mata sebagian besar orang Maumere dan anak band di Yogyarta Rasta MOF dinilai gagal dalam Tournya di Maumere.
Dengan semangat dan keinginan yang lebih untuk mengangkat kembali nama baiknya, Rasta MOF ditawarkan sebuah kontrak kerja di Radical Cafe di daerah Gejayan. Di cafe ini Rasta MOF sukses besar dan kembali ditawarkan kontrak kerja selama tiga bulan.
Di cafe ini juga Rasta MOF hadir dengan perform yang baru dan lebih segar dengan ditambahnya dua orang back vocal yaitu Vitry dan Fanny yang mampu membawa semangat dalam bermusik bagi seluruh personel. Setelah kontrak kerja berakhir di Radical, pertengahan tahun 2008, kembali Bunker Cafe menyodori kontak kerja tiap bulan dengan opsi perpanjangan.
Selama tahun 2008, Rasta MOF sudah berada di posisi atas, dari management sendiri kebanjiran Job mulai dari Cafe sampai ke ivent kampus di Yogyakarta.
Awal tahun 2009 sendiri, Rasta MOF masuk ke dapur rekaman, dengan merekam dua lagu single yang berjudul 'Jah People Roots' Cipt. Paul da Gomez (Guitar) dan 'Sahabat - Pitoeng -' Cipt. Mas Erik. Rekaman berjalan sukses dan langsung diajak untuk ikut ambil bagian dalam proyek album kompilasi 'Indonesian Reggea Revolution 2' yang saat ini masih berjalan.
Februari 2009, Rasta MOF kembali mengikat kontrak kerja bersama Montana Cafe dan Lucifer Cafe selain regular session di Bunker Cafe setiap Kamis malam.
Tanggal 01 April 2009, Rasta MOF merayakan ulang tahunnya yang ke-4. Acara ulang tahun ini dimeriahkan di Montana Cafe dengan menghadirkan beberapa band reggea di Yogyakarta seperti The Marijans, Mapple Roots, Djaloer Pitoe, Forty Four dan Rastavaganza serta beberapa reggea artist.
Dengan Pola kesedarhanaan dan sebuah filosofi yang ada dalam Rasta MOF dan totalitas yang sangat tinggi dari personelnya, pengorbanan, persaudaraan, pengertian, kerjasama dan rasa memiliki dan tanggung jawab yang menjadi modal untuk terus berkarya.
Berangkat dari sebuah hobby dan menemukan dengan apa yang disebut sebagai perjuangan, 'Mahasiswa Membentuk Band dan di dalam Band Mahasiswa itu Terbentuk…'
Untuk semua fans dan semua pihak yang telah berjuang bersama Rasta MOF selama ini, Rasta MOF mengucapkan banyak terima kasih, Keep Fight, Keep Reggea, Keep Rasta, Keep United, BE CREATIVE with POSITIVE VIBRATION and JAH ALWAYS BLESS WE ALL...

Written|Paul da Gomez|Photos|Paul da Gomez and Vyan|Design|Paul da Gomez

RASTA MOF



Perkembangan masa kini sangatlah pesat dalam berbagai bidang mengikuti alur perkembangan jaman,
tak ketinggalan perkembangan dalam bidang seni khususnya MUSIK. Musik senantiasa memberikan nuansa seni yang mampu menggugah hati setiap insan yang ingin menikmatinya. Alunan rangkaian nada dan iringan musik akan memberikan nuansa tersendiri baik bagi player maupun si penikmat. Dengan bermain musik orang dapat menghibur diri dan orang lain serta dapat berkreatif, mengembangan ide, minat dan bakat serta kemampuan untuk berinisiatif.`Tidak semua insan tahu dan memiliki bakat yang lebih dalam bidang musik, tetapi bukan berarti hal tersebut merupakan harga mati baginya untuk tidak peduli bahkan sama sekali tidak menyukainya atau bahkan sungguh menjadi sesuatu yang cukup sebagai penghalang untuk perkembangan dirinya.
Tidaklah demikian pandangannya, karena musik memberikan nilai tambah untuk berinspirasi dan mampu membuat seseorang lebih berkreasi dalam membuat ide untuk bidang-bidang lain.
Aliran musik yang berkembang saat ini tanpa meninggalkan kode etik seni dan selalu memberi warna tersendiri baik bagi si pemusik maupun bagi mereka yang menikmatinya bahkan dapat membuat orang larut dalam kegembiraan dengan ekspresinya masing-masing. Perkembangan masa kini sangat mempengaruhi aliran musik mana yang paling cocok untuk saat ini. Itu berarti, sebagai pemusik dengan mempertahankan aliran apa saja harus lebih soul dan percaya diri dalam bereksistensi. Pertanyaannya warna/aliran mana yang cocok untuk saat ini? Tentunya banyak versi yang menjawab, terlebih bagi si penikmat bahwa aliran ini atau itu yang paling cocok.
Dalam bermusik,
keliru besar karena ada segelintir group dalam pentasnya membawa korban seperti yang sering kali terjadi dimana para fans menjadi korban kebrutalan penonton. Hal itu mungkin saja atas unsur kesengajaan atau kekeliruan yang dibuat baik oleh penonton maupun pihak penyelenggara. Yang harus dipikirkan bagaiaman mengatasi kejadian-kejadian seperti itu dan yang paling penting harus diingat adalah musik memberikan nuansa seni bukan nuansa kesedihan sebagai akibat dari kebrutalan manusia. Oleh karena itu mari kita mempertahankan eksistensi seni dalam bidang musik, bahu membahu, saling mendukung dalam berkreatif seingga sedikit demi sedikit menghapus berbagai pandangan miring tentang seni musik.
Dunia
sudah cukup tua dan semua itu tidak terlepas dari berbagai macam perkembangan dalam berbagai bidang yang senantiasa dikatakan dunia sudah maju. Berbagai teknologi dan penemuan hal baru selalu menjadi dasar bahwa dunia itu maju seiring perkembangan jaman.
Pe
rkembangan dunia saat ini tanpa meninggalkan seni sebagai salah satu wujud moralitas manusia untuk menunjukan keberadabannya, dengan mengekspresikan berbagai tuntutannya melalui bidang seni yang mampu memberikan sumbangsi berupa hiburan, khayalan, fantasi dan bagaimana ekspresi tersebut dinikmati baik diri sendiri maupun oleh orang lain, menggugah hati dan dapat menjadi sumber inspirasi bagi berbagai kemajuan dunia sebagaimana telah diuraikan terdahulu.Musik merupakan salah satu daya dukung seni yang kita tahu bahwa saat ini berbagai niat, minat dan bakat dari setiap insan seni diwujudkan dalam berbagai aliran musik. Sudah sejak lama berbagai aliran musik berkembang mengikuti alur perkembangan jaman dan menunjukan hasil dimana musik sudah menjadi suatu kebutuhan lapisan masyarakat yang sifatnya memeberikan hiburan tersendiri.
Aliran musik
REGGAE merupakan salah satu aliran yang cukup melegenda dengan berbagai tantangan yang cukup ketat, sehingga aliran ini mampu menerobos tantangan ini dan masuk dalam nominasi aliran yang dapat merangkul seluruh aliran serta dapat menjadi hiburan dan inspirasi berbagai kalangan.
Awalnya berkumpul beberapa orang yang memiliki minat dan bakat dalam bidang musik, memiliki kesamaan pikiran, pandangan dan mulai dengan bermain musik hingga berniat untuk membentuk sebuah group band.
Group band ini diberi nama
Rasta MOF Band” sebagai cikal bakal dari para player dengan aliran Reggae terutama Reggae Blues & Roots. Mengapa aliran regaae yang dimainkan? Semua ini melalui asumsi bahwa musik Reggae merupakan sutu aliran musik yang mampu merangkul seluruh aliran lain dan alunan musiknya yang khas bisa membuat orang larut dalam suasana kegembiraan.
Sehubungan dengan itu, kami berkeinginan untuk menawarkan suatu format pertunjukan dan hiburan dengan karakter yang idealis sekaligus memberikan ciri khas “
R@ST@ MOF“ dengan aliran reggae blues & Roots.
Pada
hakekatnya kalangan banyak menilai musik dengan aliran Reggae identik dengan kelompok pemakai Narkoba, penuh dengan kemabukan, kemunafikan, menyatu dengan ganja/marijuana dan lainnya sebagai sebuah pandangan miring. Disinilah kita berkeinginan keras untuk mampu merubah pandangan demikian dan mempertahankan eksistensi Reggae sebagaimana telah diperkenalkan oleh sang legendaries BOB MARLEY. Kami juga menyadari bahwa aliran musik Reggae merupakan pula aliran musik pinggiran yang tidak terlalu banyak mendapat perhatian, namun semua itu tergantung dari diri para pemusik khususnya musik Reggae untuk lebih bekerja keras berkreasi demi eksistensinya, hingga hilang lenyap pandangan miring dan yang ada hanyalah sebuah seni, sesuatu yang indah dan perlu dinkmati oleh setiap orang sebagai sebuah kebutuhan.
R@ST@ MOF
Band terbentuk pada tanggal 1 April 2005 di kota pendidikan Yogyakarta yang mulanya hanya beberapa orang personil dan berkembang hingga membuahkan hasil yang cukup baik bagi setiap orang yang bergabung atau pernah bergabung dalam group band ini. Satu hal mendasar yang kami pertahankan adalah KEKOMPAKAN. Bagaimanapun jelek atau bagusnya sebuah permain dalam bentuk group, yang paling penting adalah mengutamakan kekompakan diatas skiil dan still. Semua ini karena banyak pengalaman bagaimana kita bekerja dalam suatu group dengan karakteristik yang berbeda dan bagaimana menyatukan ide tersebut. Tidak lain dengan semangat dan kompak yang dibutuhkan dalam group.
Dalam kalangan kami bahkan mungkin seantero Yogyakarta ini telah mendengar atau pernah mengikuti kiprah kami bahwa
R@ST@ MOF Band sudah cukup dikenal dan pernah memberikan sumbangan seni dalam aliran Reggae yang saat ini menjadi sebuah ajang seni yang boleh dikatakan memiliki reputasi yang cukup tinggi. Dengan tidak menyombongkan diri bahwa R@ST@ MOF Band hebat dan mampu bergaya, skill ok, tetapi disini kami menyatakan bahwa R@ST@ MOF Band biasa.

MAKSUD DAN TUJUAN

Setiap orang yang berkeinginan untuk membentuk kelompok tentunya tidak terlepas dari sebuah maksud dan tujuan. Hal yang sama ini dimiliki pula oleh R@ST@ MOF Band. Adapun maksud pembentukan R@ST@ MOF Band yakni ingin menyatukan ide, kreatifitas dalam bermain musik dengan aliran Reggae dalam group tertutama personil yang berasal dari daerah asal dan tidak menutup kemungkinan bagi mereka yang ingin bergabung dengan maksud yang sama.
Disamping itu R@ST@ MOF Band memiliki beberapa tujuan, antara lain:

Menyatukan ide para personil sehingga dapat mengembangkan kreatifitas, minat dan bakat dalam bermusik dengan mengedepankan kekompakan.
Menambah nuansa baru dan warna khas dalam perkembangan dan pertunjukan musik yang telah ada. R@ST@ MOF Band sebagai wadah yang menghimpun para personil untuk lebih matang dalam bermusik. Dapat bermusik secara terus menerus untuk menuju kepada suatu kematangan berkesenian. R@ST@ MOF Band dapat memberikan hiburan bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

PROFILE

“R@ST@ MOF” memiliki arti dan filosofi tersendiri yang cukup mewakili daerah asal personil. Nama ini sengaja diberikan agar dapat mengangkat pula nama daerah serta minat dan bakat setiap personil dengan mengutamakan kekompakan sebagai landasan dasar. RASTA merupakan aliran musik yang diperkenalkan oleh sang legendaries reggae Bob Marley yang dapat membius para penggemar, sedangkan MOF adalah sebuah singkatan penerbangan yakni “Maumere Of Flores” asal muasal group band ini. Dalam perjalananannya, R@ST@ MOF berkembang menjadi umum dengan perubahan komposisi personil dari berbagai daerah, maka jadilah R@ST@ MOF ”Man Of Flores/Flowers” Dengan nuansa bunga kami bersatu, mempertemukan ide, jiwa kebersamaan dalam satu rumpun group yang tetap mengedepankan kompak dan kompak dan prinsip different colours, one love dan peace love.

Kegemaran bermain musik dari setiap personil untuk berkreasi dan berinspirasi sehingga membentuk sebuah jati diri serta komitmen yang sama dengan mengutamakan kekompakan untuk membentuk musik dengan irama reggae.

Cikal bakal R@ST@ MOF, aktivitas band hanyalah sebuah selingan di waktu senggang untuk mengekspresikan hobby, minat dan bakat, dengan dasar acuan lagu-lagu reggae terutama reggae blues baik lagu-lagu dari manca negara maupun domestik. Akhirnya disepakati untuk membentuk sebuah group band dengan aliran musik reggae dengan karakter yang idealis agar dapat diterima dan dinikmati oleh berbagai kalangan baik tua maupun muda.

PROFILE RASTAMOF - Profile Band

LOGO


Logo yang sengaja kami buat dengan bentuk terlintas agak acak-acakan (stempel) memiliki arti dimana dalam karakter yang berbeda-beda, beda warna, suku, ras, agama dll (different colour), namun kami tetap dalam satu kesatuan dalam satu lingkaran yang tidak terpisahkan dan meiliki satu cinta (one love) yakni damai (peace). Pada bagian tengah ada gambar daun ganja/marijuana yang berarti satu larangan untuk tidak menngunakannya dan membawah pesan bagi orang lain untuk mengikuti teladan yang sama yakni tidak menggunakan barang yang diharamkan itu.

  • N a m a ~ “ RASTA MOF “
  • Tanggal Berdiri ~ 01 April 2005
  • Base Camp ~ Kost Sawah-Jl.Bener ASMI No.40-Tegalrejo-Yogyakarta, Belakang Kantor Kelurahan Bener
  • Manager ~ Mas Erick Richards
  • Contact Person ~ 085292540009 (Mas Erick), 08128512373 (Paul da Gomez), 085228128137 (Erique), 081392801232 (Peter), 081392649301 (Tento) E-Mail : rastamof_jah@yahoo.co.id

PROFILE RASTA MOF - Profile Players

On LEAD VOCAL


Soulmate with music itu membuat bulu roma merinding… salah satu tugas utama vocalis yaitu dengan penjiwaannya membuat lagu yang dibawakan lebih baik. “musik reggae bikin jiwa tenang…”
Lahir di Ruteng 24 tahun yang lalu, cowok yang sudah bergabung dengan bandnya sejak SMA ini punya sesuatu yang khas dari dirinya yang membuat lagu-lagu begitu hidup dengan penuh soul.

On LEAD GUITAR


Lahir di Manggarai 1986, punya warna tersendiri dalam bermain lead dan gaya main yang khas membuat Rasta MOF sedikit unik dalam aksi panggung. Bukan hanya sebagai player yang handal, tetapi dibalik itu dia memiliki kekhasan bermain sambil bernyanyi. Sebuah konsentrasi yang tidak mudah. Namun demikian dengan doa dan perjuangan membawa berkah. Pokoknya seorang Marten siap pakai.
‘Kompak…dan kompak….kunci keberhasilan…’
Wuyooooooo…..!!!

On RYTHM GUITAR

Paul merupakan personel paling muda di Rasta MOF dengan kelahiran tahun 1987… tetapi jangan disangkal bahwa cowok ini mempunyai segudang pengalaman di dunia musik. Juga pernah tergabung dalam Phodowae Band yang namanya sempat melejit di Maumere dan dinilai sebagai pelopor bangkitnya band-band anak sekolahan di Maumere-Flores… mulai dari festival band sampai keikutsertaannya dalam event organizer membuat dia sangat mengerti tentang seluk beluk dunia band dan musik…


‘mo lagunya sedih ato senang, yang pasti reggae itu punya sentakan dan membuat orang bisa bergoyang!!! tanpa cimenk tanpa alkohol tetapi soul opa marley dah bikin kamu mabuukkk…'

On BASS # 1

Tampang dah Rock 'n Roll tapi Hati di Reggae... Aneh tapi nyata, itulah yang ada pada cowok kelahiran Singkawang-Kalbar tahun 1984 ini bila mau berbuat sesuatu harus berpikir dua kali, apalagi dalam bidang musik.

Gue ’ngak suka gimbal tapi sangat gila menggaulinya..!!
Woyoooo…


On BASS #2


Cowok yang satu ini lebih unik lagi. Diam-diam punya bakat yang mendalam. Tetapi tetap tenang dan merasa bahwa apa yang dimilikinya biasa-biasa saja. Sante sa…begitu kata-kata itu selalu terlontar dari cowok kelahiran Maumere tahun 1981 ini bila mau berbuat sesuatu, apalagi dalam bidang musik.

Rasta MOF memiliki dua pemain bass yang hebat dan susah untuk digantikan…

On KEYBOARD

Erieque atau akrab disapa Erick….. basic-nya mamainkan lagu-lagu Top 40, dan pemain seperti ini matching dengan reggae….
Bicara soal pengalaman, cowok kelahiran ’85 ini punya segudang pengalaman tentang bermain musik dan band…..dengan pembawaannya yang cukup pendiam dan penuh optimis.....

Erick merupakan merupakan produk asli MOF yang sudah tidak diragukan lagi permainan keyboardnya…..

On DRUM

Salah satu pendiri Rasta MOF. Pukulan yang unik membuat jati diri R@STA MOF pun unik, dengan gaya khas yang benar-benar membuat irama reggae terobsesi dalam pribadi setiap player.
‘Ho…su..na…, ko … beta pung gaya su bagitu na…’,
demikian kata player kelahiran Maumere-Flores tahun 1981 yang lebih dikenal dengan sapaan “bang Death”… pelan tapi pasti dan bang Death semakin menunjukan performa yang lebih setiap kali menggebuk drum. Siapa saja pasti terkejut mendengar pukulannya karena sentakannya merupakan “The Real Reggae”

On PERCUSSIONS


Kelahiran Makasar tahun 1982 yang basicnya merupakan seorang drumer, juga merupakan player yang dikenal di mata anak band yang ada di kota kelahirannya…
Dgn feelingnya yg hebat n’ menempatkan improvisasi yang tepat, percussion di Rasta MOF bukan hanya pelengkap!!!

”tempo…kerapihan dan dinamis harus dijaga dalam bermain…”

On BACK VOCAL

Rasta MOF juga punya seorang humoris. Lahir di Papua 1981, hitam manis, bersuara vibra dan membuat Vocal enak didengar. Dengan vibranya yang khas mampu membuat penonton terpukau.

“Mace Vanee,,, Gak ada loe, gak asyik...”
sangat memberikan motivasi dan semangat untuk seluruh player.

Yombecks...


On BACK VOCAL

Vee-3 aslinya adalah seorang vocalis yang melantunkan lagu-lagu bergenre rock ballads. Jebolan dari band sekolahan ini merupakan rekrutan terakhir dari Rasta MOF dan mengisi backing vocal. Warna suaranya unik dan punya kemauan yang besar untuk mengembangkan bakat dan berbuat lebih banyak bersama
Rasta MOF.

“backing vocal itu bukan hanya sebagai sticker yg cuman asal menempel, tetapi sebagai sticker yang membuat vocal lebih hidup…”